Treatment-treatment pada Data Server !

Hallo Teman-teman admin disini akan sedikit menjelaskan tentang treatment dalam Server, ada apa aja yah? Admin akan bahas  cara merecovery Data pada server, membackup Data pada server, Security Data pada server, dan volume disk pada server.

Pertama bagaimana cara merecovery data server? Biasanya setiap produk penyimpanan data itu memiliki alat untuk recoverynya disini saya mncontohkan pruduk Seagate dimana ada aplikasi Seagate Recovery Services mengkhususkan diri untuk membuat data yang tidak dapat diakses dapat diakses kembali, memulihkan data dari konfigurasi basis data yang paling rumit. Adapun jenis Basis Data Yang Didukung Microsoft SQL Server 6.5, 7.0, 2000, 2005, 2008, Oracle Lite, 8.x & 9.x, 10x, 11x, Sybase SQL Server, Sybase SQL Anywhere, Interbase, MySQL, Basis Data Standar PostgreSQL dan Microsoft Access. Aplikasi SRS juga dapat membuat data yang tidak dapat diakses menjadi dapat diakses kembali untuk seluruh produk xbase seperti dBase, FoxPro Productivity Applications Microsoft Office (termasuk semua versi Word, Excel dan Powerpoint Mail Server dan Client Applications), Microsoft Exchange dan Outlook Applications, dan sistem email yang sesuai dengan format UNIX mbox, seperti Eudora dan Netscape.

Kedua bagaimana cara melakukan backup data server?                 Nah kali ini admin mau menjelaskan dari data server pada webserver dengan menggunakan backup otomatis di aplikasi Softaculous. Untuk melakukan backup otomatis di Softaculous yang perlu anda perhatikan yaitu pada bagian Advanced Options. Apabila belum muncul form seperti di bawah ini silahkan klik tulisan Advanced Options. Nah, kalian akan menemukan tulisan Automated Backups serta Backup Rotation. Pada bagian Automated Backup, terdapat beberapa pilihan: Don’t backup : tidak dilakukan backup data, Once a day : backup akan dilakukan setiap hari, Once a week : backup akan dilakukan setiap minggu, Once a month : backup akan dilakukan setiap bulan.

Kemudian dibawahnya terdapat pilihan Backup Rotation. Backup rotation merupakan jumlah file backup yang tersimpan di hosting. Jadi, anda dapat memilih berapa jumlah file backup yang dapat disimpan dalam hosting. Misalnya, backup tiap minggu dengan Backup Rotation sebanyak 6. Sehingga, ketika file backup telah melebihi kapasitas backup (6 file), maka file backup akan dihapus sesuai dengan urutan tanggal terdahulu. Terdapat pilihan unlimited yang artinya file backup yang tersimpan tidak dibatasi.

Ketiga security data server, apa itu? Ada tekninya sob seperti penjelasan ini. Beberapa teknik untuk melakukan perlindungan server:

  • Gunakan data encryption untuk komunikasi
  • Hindari penggunaan protokol yang tidak aman yang mengirim informasi atau password dalam bentuk plain text (misalnya UDP)
  • Hindari penggunaan software yang tidak diperlukan pada server
  • Upgrade OS yang digunakan terutama security patches.
  • Akun user sebaiknya memiliki password yang cukup kuat dan lakukan penggantian password secara berkala dan tidak menggunakan kembali password yang pernah digunakan.
  • Kunci akun ketika terjadi event dimana terlalu banyak terjadi failure login.

Kemudian untuk SSH hardening :

  • ubah port dari default menjadi non-standard
  • Disable root login secara langsung.  Mengubah lebel menjadi root hanya jika dibutuhkan.
  • Layanan yang tidak dibutuhkan sebaiknya dinonaktifkan.
  • Hardening sysctl.conf
  • Server hardening dengan melakukan instalasi Root Kit Hunter dan ChrootKit hunter.
  • Minimalisasi membuka port jaringan menjadi hanya yang dibutuhkan saja
  • Instal Logwatch dan review logwatch email setiap hari. Hal ini untuk menginvestigasi jika terjadi aktivitas yang berbahaya pada server.
  • Gunakan firewall, IPS, dan IDS untuk menambah keamanan pada server
  • Instal Linux Socket Monitor untuk mendeteksi ketika adanya socket baru yang dibuat pada sistem. Pembuatan socket baru dapat mengungkapkan aktivitas hacker pada sistem.
  • Batasi akses pengguna sehingga hanya dapat mengakses yang dibutuhkan saja.
  • Monitor log server

Keempat testing volume data server, nah kali ini admin mau menjelaskan tentang penambahan volume data server pada Microsoft server.

Dimana aplikasi yangdigunakan adalah  utilitas Diskpart.exe untuk mengatur disk, partisi, dan volume dari antarmuka baris perintah. Anda dapat menggunakan Diskpart.exe pada disk Dasar serta disk Dinamis. Jika volume NTFS menempati kontainer RAID 5 perangkat keras yang mempunyai kemampuan untuk menambah ruang bagi kontainer, Anda dapat memperbesar Volume NTFS dengan Diskpart.exe pada saat disknya adalah disk Dasar.

Gunakan perintah perbesar untuk menggabungkan ruang yang belum terisi data menjadi volume yang sudah ada ketika mempertahankan data.

kemudian Anda dapat menentukan pembesaran. Untuk memperbesar volume, ikuti langkah berikut:

  1. Pada prompt perintah, ketik diskpart.exe.
  2. Ketik list volume untuk menampilkan volume yang sudah ada pada komputer.
  3. Ketik Pilih volume nomor volume di mana nomor volume merupakan nomor volume yang ingin Anda perbesar.
  4. Ketik extend [size=n] [disk=n] [noerr] . Hal yang berikut ini menjelaskan parameternya:

size=n
Besarnya ruang, dalam megabyte (MB), untuk menambah partisi yang sekarang. Jika Anda tidak menentukan suatu ukuran, disk tersebut diperbesar untuk mengambil semua ruang yang tidak terisi data.

disk=n
Disk dinamis yang akan diperbesar volume. Ruang akan sama besarnya dengan size=n yang dialokasikan pada disk. Jika tidak ada disk yang ditentukan, volume yang diperbesar adalah disk sekarang.

noerr
Hanya untuk skrip. Ketika galat terjadi, parameter ini menentukan bahwa Diskpart melanjutkan ke proses perintah seolah-olah tidak terjadi galat. Tanpa parameter noerr, satu galat saja akan menyebabkan Diskpart berhenti dengan kode galat dan ketik exit untuk menghentikan Diskpart.exe.

Ketika perintah extend selesai, Anda akan menerima pesan yang menyatakan bahwa Diskpart sukses memperbesar volume. Ruang baru pada pengandar yang sudah ada akan terlihat bertambah besar dan tetap mempertahankan data pada volume.

Semoga penjelasannya bermanfaat yah teman teman…

Referensi :

  1. https://www.seagate.com/id/id/tech-insights/data-loss-and-recovery-solutions-master-ti/
  2. https://www.domainesia.com/panduan/cara-backup-otomatis-di-softaculous/
  3. https://keamanan-informasi.stei.itb.ac.id/2013/10/31/server-application-security-configuration-hardening/
  4. https://support.microsoft.com/id-id/help/325590/how-to-extend-a-data-volume-in-windows-server-2003-in-windows-xp-in-wi

Published by Wahyu Dwi N

Thalassophile

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: